Ab jetzt sind wir Elev8
Wir sind mehr als nur ein Broker. Wir sind ein All-in-One-Trading-Ökosystem – alles, was Sie zum analisieren, traden und wachsen brauchen, ist an einem Ort. Sind sie bereit, Ihr Trading zu verbessern?
Wir sind mehr als nur ein Broker. Wir sind ein All-in-One-Trading-Ökosystem – alles, was Sie zum analisieren, traden und wachsen brauchen, ist an einem Ort. Sind sie bereit, Ihr Trading zu verbessern?
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat setelah mencatatkan kerugian lebih dari 1,50%, diperdagangkan di sekitar $65,10 per barel selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Harga minyak mentah mendapatkan dukungan karena optimisme perdagangan, yang dipicu oleh kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE).
AS dan UE mencapai kesepakatan perdagangan kerangka pada hari Minggu yang menetapkan tarif 15% pada sebagian besar barang Eropa, yang akan berlaku mulai 1 Agustus. Kesepakatan ini mengakhiri kebuntuan yang berlangsung selama berbulan-bulan, menurut Bloomberg. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mencatat bahwa blok tersebut sepakat untuk tidak memberlakukan tarif balasan dan berjanji untuk menginvestasikan $600 miliar di AS di atas pengeluaran yang sudah ada.
Selain itu, sentimen pasar membaik menjelang perundingan perdagangan AS-Tiongkok. Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng dijadwalkan untuk bertemu nanti hari ini di Stockholm. Dua konsumen minyak terbesar di dunia diperkirakan akan memperpanjang gencatan senjata tarif mereka selama tiga bulan lagi, menurut sumber yang dikutip oleh South China Morning Post (SCMP) pada hari Minggu. AS dilaporkan telah membekukan kontrol ekspor pada teknologi kunci ke Tiongkok untuk menjaga hubungan perdagangan yang lebih lancar, menurut sumber yang dikutip oleh Financial Times. Perkembangan ini telah meningkatkan optimisme tentang pelonggaran lebih lanjut ketegangan perdagangan global, yang berpotensi memperkuat ekspektasi untuk peningkatan permintaan minyak mentah.
Namun, potensi kenaikan harga minyak dapat terbatas karena kemungkinan pelonggaran lebih lanjut terhadap pembatasan pasokan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+. Empat delegasi OPEC+ menyatakan minggu lalu bahwa tidak mungkin negara-negara anggota yang berjumlah delapan akan mengubah rencana mereka untuk meningkatkan produksi minyak sebesar 548.000 barel per hari pada bulan Agustus, menurut Reuters.
Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.
Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.
Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.
OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.