นับต่อจากนี้ เราคือ Elev8
เราไม่ได้เป็นแค่โบรกเกอร์ แต่เป็นระบบนิเวศการเทรดครบวงจร ทุกสิ่งที่คุณต้องการในการวิเคราะห์ เทรด และเติบโตอยู่ในที่เดียว พร้อมยกระดับการเทรดของคุณหรือยัง?
เราไม่ได้เป็นแค่โบรกเกอร์ แต่เป็นระบบนิเวศการเทรดครบวงจร ทุกสิ่งที่คุณต้องการในการวิเคราะห์ เทรด และเติบโตอยู่ในที่เดียว พร้อมยกระดับการเทรดของคุณหรือยัง?
Riset Grup DBS menyoroti bahwa skor risiko FX-nya telah jatuh ke level terendah sejak akhir 2021, yang terutama dipicu oleh Dolar AS yang lebih lemah pada awal 2026 setelah depresiasi sebesar 9,4% pada 2025. Ekonom Chua Han Teng dan Daisy Sharma mencatat bahwa kekhawatiran mengenai independensi Fed AS, keistimewaan AS, dan keberlanjutan fiskal terus membebani Dolar.
"Wawasan unggulan minggu ini adalah Dasbor Risiko Aset kami, yang melacak kondisi dan mengukur sentimen risiko di empat kelas aset utama (Saham, Suku Bunga, Kredit, dan FX). Hari ini kami fokus pada FX."
"Skor risiko FX telah cenderung menurun pada awal 2026 ke level terendah sejak akhir 2021."
"Level yang semakin bersahabat ini terutama mencerminkan Dolar AS yang lebih lemah di awal tahun ini, setelah mengalami depresiasi sebesar 9,4% pada 2025."
"Ini terus disebabkan oleh kekhawatiran seputar independensi Fed AS (meskipun pengumuman Kevin Warsh sebagai Ketua Fed yang baru), kekhawatiran investor mengenai keistimewaan AS, keberlanjutan fiskal jangka panjang, dan ketidakpastian kebijakan yang terus berlanjut."
"Kondisi pendanaan AS tetap nyaman di pasar Euro dan Jepang, meskipun dengan sedikit bias pengetatan."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh seorang editor.)