Artık bundan sonra biz Elev8’iz

Biz yalnızca bir aracı kurumdan fazlasıyız. Analiz etmek, işlem yapmak ve büyümek için ihtiyacınız olan her şeyi tek bir yerde sunan, hepsi bir arada bir işlem ekosistemiyiz. İşlem deneyiminizi bir üst seviyeye taşımaya hazır mısınız?

Batu Bara ICE Newcastle Turun Lebih Jauh ke 139,10 Menuju Jumat Agung

  • Batu Bara ICE Newcastle turun dua hari berturut-turut ke 139,10.
  • Pasar menantikan reaksi batu bara terhadap pidato Presiden Trump baru-baru ini.
  • Indonesia dan Korea Selatan menyepakati bisnis energi hijau.

Harga batu bara ICE Newcastle front month menutup hari kemarin di 139,10 yang lebih rendah 4,46% dibandingkan dengan penutupan hari Selasa. Batu bara ini dibuka dengan gap bawah di 141,75 dan merayap turun sepanjang hari menuju level yang disebutkan di atas. Komoditas ditutup merah untuk dua hari berturut-turut.

Namun demikian, penurunan ini masih berada di dalam kisaran sideways jangka menengah yang terbentuk sejak awal bulan lalu. Dalam jangka lebih panjang, batu bara ini terlihat dalam tren naik karena bergerak di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Namun, indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari berada di 52,09 miring ke bawah menunjukkan momentum bullish semakin memudar.

Cuaca di pelabuhan Newcasle Australia di sekitar 22°C hingga 24°C pada saat berita ini ditulis dengan peluang hujan di bawah 5%. Dengan demikian, cuaca diprakirakan tidak menganggu proses pemuatan batu bara di pelabuhan sehingga cuaca dieliminasi dari faktor yang bisa memengaruhi harga.

Penurunan batu bara kemarin terjadi di tengah tanda-tanda de-eskalasi perang di Timur Tengah saat Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan dia bisa mengakhiri perang dengan Iran dalam dua atau tiga minggu.

Namun demikian, sentimen positif tampak terendam saat Presiden Trump dalam pidatonya mengancam bahwa Iran akan menghadapi dampak yang sangat keras bahkan dibawa ke Zaman Batu jika tidak mencapai kesepakatan dalam dua hingga tiga minggu.

Minyak West Texas Intermediate melonjak ke dekat $100 pasca pidato dan bergerak di area $101,36 pada saat berita ini ditulis. Lonjakan minyak ini berisiko tercemin dalam komoditas-komoditas lainnya seperti batu bara yang menanti untuk dibuka hari ini.

Meskipun perang di Timur Tengah diprakirakan akan berakhir, Kepala International Energy Agency (IEA), Fatih Birol, mengatakan pada hari kemarin bahwa krisis pasokan minyak saat ini lebih buruk dari gabungan krisis 1970-an dan yang terkait Rusia pada 2022 karena sekitar 40 aset energi utama di Timur Tengah rusak. Namun, mereka akan melakukan campur tangan jika memprakirakan ada kebutuhan minyak mentah saat lebih dari 12 juta barel per hari (bph) pasokan minyak hilang akibat peristiwa ini.

Di dalam negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia merilis Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode pertama April 2026 dalam Kepmen ESDM No. 135.K/MB.01/MEM.B/2026. Sebagian besar menunjukkan kenaikan dengan perincian sebagai berikut;

  • Batubara (6.322 GAR) $99,87 turun dari $103,01
  • Batubara I (5.300 GAR) $72,28 naik $71,55
  • Batubara II (4.100 GAR) $49,99 naik dari $48,32
  • Batubara III (3.400 GAR) $35,23 naik dari $34,25

Negara-negara lain berupaya untuk menghadapi krisis energi di tengah konflik AS-Israel dengan Iran. Indonesia dan Korea Selatan melakukan kesepakatan kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, dan Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan, Kim Sungwhan, pada Rabu kemarin di Korea Selatan, seperti diinformasikan dalam situs Kementerian ESDM.

Kolaborasi mengarah ke pengembangan energi terbarukan yaitu surya, angin, panas bumi, serta pemanfaatan energi masa depan seperti nuklir dan hidrogen. Dalam acara tersebut, Presiden Korea Selatan, Lee Jae-Myung, menyebut Indonesia memiliki peran di sektor energi penting termasuk Liquefied Natural Gas (LNG) dan batu bara.

Grafik Harian Batu Bara ICE Newcastle

Batu Bara ICE Newcastle
Grafik harian Batu Bara ICE Newcastle

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

GBP/JPY memantul dari terendah harian; mempertahankan warna merah di bawah 211,00 karena ketegangan Timur Tengah

Pasangan mata uang GBP/JPY bertemu dengan pasokan baru pada hari Kamis dan membalik sebagian dari pemulihan yang bagus pada hari sebelumnya dari area 209,70-209,65, atau sekitar level terendah hampir empat minggu.
Devamını oku Previous

EUR/USD melanjutkan penurunan seiring memudarnya harapan gencatan senjata awal di Timur Tengah

Pasangan mata uang EUR/USD turun 0,5% ke dekat 1,1530 di sesi Eropa pada hari Kamis, melanjutkan penurunannya setelah pergerakan pemulihan dua hari. Pasangan mata uang utama ini menghadapi tekanan jual yang intens karena Dolar AS (USD) menguat akibat kekhawatiran bahwa perang di Timur Tengah masih jauh dari selesai
Devamını oku Next