นับต่อจากนี้ เราคือ Elev8
เราไม่ได้เป็นแค่โบรกเกอร์ แต่เป็นระบบนิเวศการเทรดครบวงจร ทุกสิ่งที่คุณต้องการในการวิเคราะห์ เทรด และเติบโตอยู่ในที่เดียว พร้อมยกระดับการเทรดของคุณหรือยัง?
เราไม่ได้เป็นแค่โบรกเกอร์ แต่เป็นระบบนิเวศการเทรดครบวงจร ทุกสิ่งที่คุณต้องการในการวิเคราะห์ เทรด และเติบโตอยู่ในที่เดียว พร้อมยกระดับการเทรดของคุณหรือยัง?
Euro (EUR) terdepresiasi selama tiga hari berturut-turut terhadap Pound Inggris (GBP) pada hari Kamis. Pasangan mata uang ini mencapai level terendah tiga minggu baru tepat di atas 0,8650 setelah data aktivitas bisnis pendahuluan yang cerah di Inggris, sementara Indeks Manajer Pembelian (IMP) HCOB Zona Euro untuk bulan April, yang dirilis lebih awal pada hari tersebut, gagal memberikan inspirasi.
Aktivitas manufaktur Inggris meningkat menjadi 53,6 di bulan April dari 51 di bulan Maret, menurut angka IMP S&P Global pendahuluan, berlawanan dengan ekspektasi kontraksi ringan sebesar 49,9. PMI Jasa naik menjadi 52,0 dari 50,5 di bulan Maret, bukannya stagnan di 50,0 seperti yang diprakirakan oleh konsensus pasar.
IMP Gabungan Inggris meningkat menjadi 52,0 dari 50,3. Namun survei tersebut memperingatkan tentang biaya input tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1984, dan gangguan rantai pasokan, dalam kedua kasus disebabkan oleh perang di Iran, yang mengaburkan prospek ekonomi jangka pendek.
Di Zona Euro, IMP Manufaktur HCOB meningkat ke pembacaan terbaiknya dalam hampir empat tahun, yaitu 52,2, dari 51,6 di bulan Maret. Namun angka-angka ini telah diimbangi oleh kontraksi tajam di sektor jasa, yang turun menjadi 47,4 dari 50,2 pada bulan sebelumnya, sehingga indeks gabungan turun menjadi 48,6 di bulan April, dari 50,7 di bulan Maret.
Data IMP bulan April memberikan ruang lebih bagi Bank of England (BoE) untuk mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah dalam jangka pendek, yang positif bagi Pound. Data dari Zona Euro, sebaliknya, menambah kekhawatiran stagflasi dan menjadi tantangan signifikan bagi Bank Sentral Eropa (ECB), yang harus melawan tekanan inflasi yang meningkat tanpa merusak pertumbuhan ekonomi yang rapuh.
Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur, yang dirilis setiap bulan oleh S&P Global, adalah indikator utama yang mengukur aktivitas bisnis di sektor manufaktur Inggris. Data ini berasal dari survei para eksekutif senior di perusahaan sektor swasta. Tanggapan survei mencerminkan perubahan, jika ada, di bulan ini dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan dapat memprediksi perubahan tren dalam serangkaian data resmi seperti Produk Domestik Bruto (PDB), produksi industri, ketenagakerjaan, dan inflasi. Indeks ini bervariasi antara 0 dan 100, dengan level 50,0 menandakan tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya. Pembacaan di atas 50 menunjukkan bahwa ekonomi manufaktur umumnya sedang berkembang, yang merupakan tanda bullish untuk Pound Sterling (GBP). Sementara itu, pembacaan di bawah 50 menandakan bahwa aktivitas di antara produsen barang umumnya sedang menurun, yang dianggap sebagai bearish untuk GBP.
Baca lebih lanjutRilis terakhir: Kam Apr 23, 2026 08.30 (Pendahuluan)
Frekuensi: Bulanan
Aktual: 53.6
Konsensus: 49.9
Sebelumnya: 51
Sumber: S&P Global
Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa, yang dirilis setiap bulan oleh S&P Global, adalah indikator utama yang mengukur aktivitas bisnis di sektor jasa Inggris. Tanggapan survei mencerminkan perubahan, jika ada, pada bulan ini dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan dapat memprediksi perubahan tren dalam serangkaian data resmi seperti Produk Domestik Bruto (PDB), ketenagakerjaan, dan inflasi. Indeks ini bervariasi antara 0 dan 100, dengan level 50,0 menandakan tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya. Pembacaan di atas 50 menunjukkan bahwa ekonomi jasa secara umum sedang berkembang, yang merupakan tanda bullish bagi Pound Sterling (GBP). Sementara itu, pembacaan di bawah 50 menandakan bahwa aktivitas di antara penyedia jasa secara umum sedang menurun, yang dianggap sebagai bearish bagi GBP.
Baca lebih lanjutRilis terakhir: Kam Apr 23, 2026 08.30 (Pendahuluan)
Frekuensi: Bulanan
Aktual: 52
Konsensus: 50
Sebelumnya: 50.5
Sumber: S&P Global