交易新闻
30 May 2016
FOMC: Potensi Pendorong Reli Dolar - BBH
FXStreet - Analis di Brown Brothers Harriman menjelaskan bahwa dolar AS mencapai dasar terhadap hampir semua mata uang utama pada 3 Mei.
Kutipan Penting
"Berita acara FOMC April yang hawksih memulai pendapat soal prospek kenaikan suku bunga musim panas tidak dipublikasikan sampai dua minggu kemudian, dan konfirmasi oleh Presiden Fed NY Dudley tidak sampai 19 Mei.
Namun demikian, pergeseran ekspektasi bagi dimulainya kembali normalisasi bertahap kebijakan moneter Fed adalah kekuatan ampuh yang telah memicu pemulihan greenback. Tempat yang dicari investor untuk antisipasi kenaikan suku bunga bukan di long end curve tetapi very short end. Untuk investor jangka menengah dan panjang, tidak penting apakah kenaikan suku bunga Fed pada bulan Juni atau Juli. Yield tersirat kontrak Fed fund futures Agustus (yang merupakan proxy terdekat untuk Juni dan Juli) telah meningkat 15 bp, sedangkan yield 2-tahun AS telah meningkat 20 bp.
Apa pun yang menggeser ekspektasi ini akan berdampak pada dolar. Ada dua kategori besar peristiwa yang bisa mengubah ekspektasi kebijakan moneter AS: dalam dan luar negeri. Ancaman asing terbesar yang beberapa pejabat Fed telah identifikasi adalah referendum Inggris pada 23 Juni."
Kutipan Penting
"Berita acara FOMC April yang hawksih memulai pendapat soal prospek kenaikan suku bunga musim panas tidak dipublikasikan sampai dua minggu kemudian, dan konfirmasi oleh Presiden Fed NY Dudley tidak sampai 19 Mei.
Namun demikian, pergeseran ekspektasi bagi dimulainya kembali normalisasi bertahap kebijakan moneter Fed adalah kekuatan ampuh yang telah memicu pemulihan greenback. Tempat yang dicari investor untuk antisipasi kenaikan suku bunga bukan di long end curve tetapi very short end. Untuk investor jangka menengah dan panjang, tidak penting apakah kenaikan suku bunga Fed pada bulan Juni atau Juli. Yield tersirat kontrak Fed fund futures Agustus (yang merupakan proxy terdekat untuk Juni dan Juli) telah meningkat 15 bp, sedangkan yield 2-tahun AS telah meningkat 20 bp.
Apa pun yang menggeser ekspektasi ini akan berdampak pada dolar. Ada dua kategori besar peristiwa yang bisa mengubah ekspektasi kebijakan moneter AS: dalam dan luar negeri. Ancaman asing terbesar yang beberapa pejabat Fed telah identifikasi adalah referendum Inggris pada 23 Juni."