Artık bundan sonra biz Elev8’iz

Biz yalnızca bir aracı kurumdan fazlasıyız. Analiz etmek, işlem yapmak ve büyümek için ihtiyacınız olan her şeyi tek bir yerde sunan, hepsi bir arada bir işlem ekosistemiyiz. İşlem deneyiminizi bir üst seviyeye taşımaya hazır mısınız?

Kontrak Berjangka S&P 500, Imbal Hasil Treasury AS Dan Saham Asia Gambarkan Penghindaran Risiko

  • Ekuitas Asia mengikuti bursa berjangka AS, imbal hasil obligasi tetap di bawah tekanan.
  • Ketakutan terhadap virus Corona terus membebani pasar.
  • Ekonomi-ekonomi utama di Barat berjuang melawan pandemi, lembaga-lembaga pemeringkat global yang memasang peringatan.

Dengan ketakutan pandemi yang membayangi besar dan kuat, risiko global tetap tertekan  di tengah sesi perdagangan awal minggu pada hari Senin. Di antaranya, bursa berjangka AS turun lebih dari 1,0% sedangkan ekuitas Asia dan imbal hasil obligasi AS juga mengikuti jejaknya.

Virus Corona (COVID-19) menginfeksi PM Inggris Boris Johnson minggu lalu dan memicu risiko yang meluas. Langkah-langkah itu semakin kuat ketika Presiden AS Donald Trump memperingatkan untuk mengunci wilayah-wilayah utama wabah. Namun, pemimpin Partai Republik itu berbalik arah selama awal Asia sambil mengantisipasi penghitungan pandemi yang akan mencapai puncaknya dalam dua minggu ke depan.

Selanjutnya, Fitch memangkas peringkat Inggris sedangkan Moody mengantisipasi industri perbankan bayangan China akan menyusut lebih jauh. Selain itu, lembaga-lembaga swasta seperti Caixin, JP Morgan, dan Goldman Sachs dari China semuanya mengeluarkan catatan negatif akibat ketakutan terhadap pandemi. Di antaranya, perkiraan JP Morgan bahwa PDB global bisa turun pada tingkat tahunan sebesar 10,5% pada paruh pertama tahun ini menarik perhatian besar.

Sementara yang menggambarkan risk-off, imbal hasil treasury 10-tahun AS turun 10 basis poin menjadi 0,65% sedangkan NIKKEI Jepang mencatat pelemahan hampir 4,0% menjadi 18,630 pada saat penulisan.

Saham berjangka AS melanjutkan penurunan hari Jumat dengan tolok ukur yang berkaitan dengan S&P 500 dan DJI30 turun hampir 1,5% menjadi masing-masing hampir mendekati 2.485 dan 21.160 pada saat penulisan.

Investor sekarang dapat menantikan petunjuk lebih lanjut yang terkait dengan epidemi virus corona dan kemungkinan penyembuhannya, Remdesivir, memberikan dorongan segar.

RBNZ: Memiliki Alat Lain Yang Siap Untuk Pertahankan Biaya Pinjaman Rendah Selama Diperlukan

Reserve Bank Of New Zealand mengatakan memiliki alat lain yang siap untuk mempertahankan biaya pinjaman tetap rendah selama diperlukan. Catatan Utama
Devamını oku Previous

Rally Dolar AS Belum Berakhir – Goldman Sachs

Dolar AS berada di bawah tekanan pekan lalu karena aset berisiko rebound. Namun, analis di Goldman Sachs merasa greenback bisa segera naik karena rall
Devamını oku Next