Kể từ bây giờ chúng tôi là Elev8
Chúng tôi không chỉ là một nhà môi giới. Chúng tôi là một hệ sinh thái giao dịch tất cả trong một—mọi thứ bạn cần để phân tích, giao dịch và phát triển đều có ở một nơi. Sẵn sàng nâng tầm giao dịch của bạn?
Chúng tôi không chỉ là một nhà môi giới. Chúng tôi là một hệ sinh thái giao dịch tất cả trong một—mọi thứ bạn cần để phân tích, giao dịch và phát triển đều có ở một nơi. Sẵn sàng nâng tầm giao dịch của bạn?
Pasangan GBP/USD berada di bawah beberapa tekanan jual selama awal sesi Eropa dan turun ke terendah baru harian, di sekitar 1,3850an dalam satu jam terakhir.
Pasangan ini gagal memanfaatkan kenaikan sebelumnya ke puncak lebih dari dua minggu, sebaliknya bertemu dengan penawaran jual baru di dekat area 1,3920 dan tertekan oleh kenaikan moderat dalam permintaan dolar AS. Investor tetap optimis terhadap prospek ekonomi AS di tengah laju vaksinasi virus corona yang mengesankan dan rencana belanja infrastruktur Presiden AS Joe Biden lebih dari $2 triliun.
IMP Jasa ISM AS yang optimis pada hari Senin menambah narasi pemulihan ekonomi AS relatif lebih cepat dari pandemi. Itu, pada gilirannya, dipandang sebagai faktor utama yang terus menopang USD. Selain itu, nada yang umumnya lebih lemah di sekitar ekuitas futures AS juga menguntungkan status safe-haven relatif USD dan memberikan beberapa tekanan kepada pasangan GBP/USD.
Sementara itu, kenaikan USD tampaknya agak tidak terpengaruh oleh penurunan yang sedang berlangsung dalam yield obligasi Treasury AS, alih-alih mengambil isyarat dari meningkatnya taruhan kenaikan suku bunga Fed lebih cepat dari yang diharapkan. Perdagangan reflasi telah memicu ekspektasi kenaikan inflasi AS dan juga meningkatkan keraguan the Fed akan mempertahankan suku bunga sangat rendah untuk periode yang lebih lama.
Kombinasi faktor-faktor tersebut, dalam skala yang lebih besar, mengimbangi optimisme di seputar program distribusi vaksinasi yang sangat berhasil dan ekonomi Inggris yang secara bertahap dibuka kembali. Itu, pada gilirannya, mengindikasikan bahwa jalur paling mudah untuk greenback tetap ke atas dan mendukung prospek dimulainya kembali penurunan pasangan GBP/USD baru-baru ini dari puncak tiga tahun yang dicatat pada bulan Februari.